Kembali ke semua peribahasa

先入为主

xiān rù wéi zhǔKebijaksanaan & Pembelajaran

先入为主 (xiān rù wéi zhǔ) secara harfiah berartikesan pertama mendominasidan mengekspresikananggapan yang telah ditentukan”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan kebijaksanaan & pembelajaran.

Juga dicari sebagai: xian ru wei zhu, xian ru wei zhu,先入为主 Makna, 先入为主 in english

Pelafalan: xiān rù wéi zhǔ Makna literal: Kesan pertama mendominasi

Asal & Penggunaan

Idiom 先入为主 (xiān rù wéi zhǔ) berasal dari sebuah cerita di dinasti Han, seperti yang tercatat dalam 'Buku Han' (《汉书》). Selama pemerintahan Kaisar Ai, pejabat seperti Dong Xian, Sun Chong, dan Xi Fu Gong mendapatkan perhatian kaisar. Meskipun ada peringatan dari kanselir Wang Jia tentang potensi mereka untuk menyebabkan masalah, kaisar mempercayai mereka. Xi Fu Gong memanipulasi kaisar dengan mengklaim secara salah bahwa Xiongnu merencanakan invasi, yang membuat kaisar hampir membuat keputusan militer yang terburu-buru. Idiom ini memperingatkan agar tidak membiarkan kesan awal (先入, pertama masuk) mendominasi penilaian seseorang (为主, menjadi yang utama). Ini menyoroti bahaya membiarkan kesan pertama mengaburkan kemampuan seseorang untuk menerima informasi baru. Dalam penggunaan modern, ini berfungsi sebagai peringatan terhadap anggapan yang telah ditentukan dan menekankan pentingnya keterbukaan pikiran.

Contoh

Inggris: "Dalam negosiasi, menetapkan posisi awal yang kuat sangat penting."

Cina: 在谈判中,先入为主的立场至关重要。

Peribahasa Tiongkok Terkait

Peribahasa serupa tentang kebijaksanaan & pembelajaran

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti 先入为主 dalam bahasa Indonesia?

先入为主 (xiān rù wéi zhǔ) secara harfiah berartiKesan pertama mendominasidan digunakan untuk mengekspresikanAnggapan yang telah ditentukan”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriKebijaksanaan & Pembelajaran category..

Kapan 先入为主 digunakan?

Situasi: Dalam negosiasi, menetapkan posisi awal yang kuat sangat penting.

Apa pinyin untuk 先入为主?

Pelafalan pinyin untuk 先入为主 adalahxiān rù wéi zhǔ”.