Kembali ke semua peribahasa

两肋插刀

liǎng lèi chā dāoHubungan & Karakter

两肋插刀 (liǎng lèi chā dāo) secara harfiah berartipisau yang disisipkan ke tulang rusukdan mengekspresikankesetiaan ekstrem”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan hubungan & karakter.

Juga dicari sebagai: liang lei cha dao, liang lei cha dao,两肋插刀 Makna, 两肋插刀 in english

Pelafalan: liǎng lèi chā dāo Makna literal: Pisau yang disisipkan ke tulang rusuk

Asal & Penggunaan

Umumnya digunakan dalam bahasa Tiongkok klasik, idiom 两肋插刀 (liǎng lèi chā dāo) berasal dari sebuah kisah yang melibatkan pahlawan terkenal Qin Shubao selama akhir Dinasti Sui. Sebagai teman yang setia, Qin Shubao mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan rekan-rekannya dengan sengaja menyesatkan penegak hukum. Idiom ini secara harfiah berarti 'menyisipkan pisau ke kedua sisi,' melambangkan kesediaan untuk menanggung kesulitan ekstrem demi persahabatan. Karakter 两 (liǎng) berarti 'kedua,' 肋 (lèi) berarti 'tulang rusuk,' 插 (chā) berarti 'menyisipkan,' dan 刀 (dāo) berarti 'pisau.' Dalam penggunaan modern, idiom ini menggambarkan seseorang yang bersedia melakukan pengorbanan besar untuk teman, menekankan kesetiaan dan ketidakegoisan. Namun, ini juga berfungsi sebagai pengingat untuk menyeimbangkan kesetiaan dengan kebijaksanaan, memastikan bahwa tindakan tetap dalam batas moral dan hukum.

Contoh

Inggris: "Dia menunjukkan kesetiaannya dengan mendukung temannya bahkan di saat-saat sulit."

Cina: 在困难时刻,他两肋插刀,支持了他的朋友。

Peribahasa Tiongkok Terkait

Peribahasa serupa tentang hubungan & karakter

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti 两肋插刀 dalam bahasa Indonesia?

两肋插刀 (liǎng lèi chā dāo) secara harfiah berartiPisau yang disisipkan ke tulang rusukdan digunakan untuk mengekspresikanKesetiaan ekstrem”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriHubungan & Karakter category..

Kapan 两肋插刀 digunakan?

Situasi: Dia menunjukkan kesetiaannya dengan mendukung temannya bahkan di saat-saat sulit.

Apa pinyin untuk 两肋插刀?

Pelafalan pinyin untuk 两肋插刀 adalahliǎng lèi chā dāo”.