固步自封
固步自封 (gù bù zì fēng) secara harfiah berarti “stick to old ways and restrict oneself”dan mengekspresikan “be complacent; refuse to improve”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan filosofi hidup.
Juga dicari sebagai: gu bu zi feng, gu bu zi feng,固步自封 Makna, 固步自封 in english
Pelafalan: gù bù zì fēng Makna literal: Stick to old ways and restrict oneself
Asal & Penggunaan
This idiom describes sticking (固) to one's steps (步) and self (自) restricting (封). It criticizes those who refuse to advance beyond their current position, becoming prisoners of their own comfort zone. The phrase warns against complacency and the dangers of not adapting to change. Modern usage describes individuals or organizations that stop growing due to satisfaction with the status quo.
Contoh
Inggris: "The industry leader's complacency allowed competitors to overtake them."
Cina: 行业领导者固步自封的态度让竞争对手超越了他们。
Peribahasa Tiongkok Terkait
Peribahasa serupa tentang filosofi hidup
学海无涯
xué hǎi wú yá
Belajar tidak terbatas
Pelajari lebih lanjut →
一波三折
yī bō sān zhé
Banyak tikungan dan belokan
Pelajari lebih lanjut →
改邪归正
gǎi xié guī zhèng
Kembali ke kebenaran
Pelajari lebih lanjut →
好逸恶劳
hào yì wù láo
Cinta Kemudahan, Benci Pekerjaan
Pelajari lebih lanjut →
温故知新
wēn gù zhī xīn
Belajar Baru Melalui Mempelajari Lama
Pelajari lebih lanjut →
破釜沉舟
pò fǔ chén zhōu
Berkomitmen tanpa mundur
Pelajari lebih lanjut →
塞翁失马
sài wēng shī mǎ
Kemalangan mungkin merupakan berkah
Pelajari lebih lanjut →
同舟共济
tóng zhōu gòng jì
Menghadapi tantangan bersama
Pelajari lebih lanjut →
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti 固步自封 dalam bahasa Indonesia?
固步自封 (gù bù zì fēng) secara harfiah berarti “Stick to old ways and restrict oneself”dan digunakan untuk mengekspresikan “Be complacent; refuse to improve”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriFilosofi Hidup category..
Kapan 固步自封 digunakan?
Situasi: The industry leader's complacency allowed competitors to overtake them.
Apa pinyin untuk 固步自封?
Pelafalan pinyin untuk 固步自封 adalah “gù bù zì fēng”.