Kembali ke semua peribahasa

春蚕到死(春蠶到死)

chūn cán dào sǐSukses & Ketekunan

春蚕到死 (chūn cán dào sǐ) secara harfiah berarti “cacing sutra musim semi sampai mati”dan mengekspresikan “memberi hingga tak ada lagi yang tersisa”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan sukses & ketekunan.

Juga dicari sebagai: chun can dao si, chun can dao si,春蚕到死 Makna, 春蚕到死 in english

Pelafalan: chūn cán dào sǐ Makna literal: Cacing sutra musim semi sampai mati

Asal & Penggunaan

Citra ini berasal dari puisi Tanpa Judul karya Li Shangyin dari Dinasti Tang: 春蚕到死丝方尽,蜡炬成灰泪始干 — ulat sutra (蚕) musim semi (春) terus memintal hingga mati (死) barulah benangnya habis, dan air mata lilin baru mengering ketika lilin itu telah terbakar menjadi abu. Bait ini adalah puisi cinta, dan ulat sutra adalah kiasan bagi kerinduan yang tidak berhenti selama hidup masih berlangsung. Penggunaan di kemudian hari memperluasnya menjadi pengabdian apa pun yang dipertahankan hingga akhir, dan kini ungkapan ini sering dikenakan pada para guru.

Contoh

Inggris: "Guru itu mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendidik anak -anak pedesaan"

Cina: 这位老师将毕生精力都献给了乡村教育

Peribahasa Tiongkok Terkait

Peribahasa serupa tentang sukses & ketekunan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti 春蚕到死 dalam bahasa Indonesia?

春蚕到死 (chūn cán dào sǐ) secara harfiah berarti “Cacing sutra musim semi sampai mati”dan digunakan untuk mengekspresikan “Memberi hingga tak ada lagi yang tersisa”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriSukses & Ketekunan category..

Kapan 春蚕到死 digunakan?

Situasi: Guru itu mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendidik anak -anak pedesaan

Apa pinyin untuk 春蚕到死?

Pelafalan pinyin untuk 春蚕到死 adalah “chūn cán dào sǐ”.

Daftar kurasi yang menampilkan 春蚕到死