Kembali ke semua peribahasa

坚持不懈

jiān chí bù xièKeberhasilan & Ketekunan

坚持不懈 (jiān chí bù xiè) secara harfiah berartibertahan tanpa mengendurdan mengekspresikanketekunan yang tak tergoyahkan”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan keberhasilan & ketekunan.

Juga dicari sebagai: jian chi bu xie, jian chi bu xie,坚持不懈 Makna, 坚持不懈 in english

Pelafalan: jiān chí bù xiè Makna literal: Bertahan tanpa mengendur

Asal & Penggunaan

Ungkapan 坚持不懈 (jiān chí bù xiè) umum digunakan dalam sastra Cina klasik untuk menggambarkan sikap yang teguh dan tak tergoyahkan. Ini menekankan pentingnya ketekunan dan usaha yang terus-menerus tanpa ada pengenduran. Frasa ini terdiri dari empat karakter: 坚 (jiān), yang berarti 'kuat' atau 'kokoh'; 持 (chí), yang berarti 'memegang' atau 'bertahan'; 不 (bù), yang berarti 'tidak'; dan 懈 (xiè), yang berarti 'mengendur' atau 'longgar'. Bersama-sama, mereka menyampaikan ide untuk mempertahankan pegangan yang kuat tanpa menjadi longgar. Ungkapan ini sering digunakan untuk mendorong ketekunan di tengah tantangan, menyarankan bahwa kesuksesan dicapai melalui usaha dan dedikasi yang tak henti-hentinya. Dalam konteks modern, ini sering diterapkan di berbagai bidang, seperti pendidikan, pekerjaan, dan pengembangan pribadi, untuk menginspirasi individu agar terus berusaha mencapai tujuan mereka.

Contoh

Inggris: "Pursuit tanpa henti terhadap pengetahuan mencerminkan semangat untuk tidak menyerah."

Cina: 他对知识的追求体现了坚持不懈的精神。

Peribahasa Tiongkok Terkait

Peribahasa serupa tentang keberhasilan & ketekunan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti 坚持不懈 dalam bahasa Indonesia?

坚持不懈 (jiān chí bù xiè) secara harfiah berartiBertahan tanpa mengendurdan digunakan untuk mengekspresikanKetekunan yang tak tergoyahkan”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriKeberhasilan & Ketekunan category..

Kapan 坚持不懈 digunakan?

Situasi: Pursuit tanpa henti terhadap pengetahuan mencerminkan semangat untuk tidak menyerah.

Apa pinyin untuk 坚持不懈?

Pelafalan pinyin untuk 坚持不懈 adalahjiān chí bù xiè”.