Kembali ke semua peribahasa

口干舌燥(口乾舌燥)

kǒu gān shé zàoFilosofi Hidup

口干舌燥 (kǒu gān shé zào) secara harfiah berartimulut lidah kering keringdan mengekspresikankelelahan karena pembicaraan berlebihan”.Peribahasa ini digunakan ketika menggambarkan situasi yang melibatkan filosofi hidup.

Juga dicari sebagai: kou gan she zao, kou gan she zao,口干舌燥 Makna, 口干舌燥 in english

Pelafalan: kǒu gān shé zào Makna literal: Mulut lidah kering kering

Asal & Penggunaan

Ungkapan fisik ini menggambarkan mulut kering (干) dan lidah kerontang (燥舌), yang berasal dari teks medis Dinasti Tang. Awalnya muncul dalam deskripsi klinis penyakit demam, di mana dehidrasi menimbulkan gejala-gejala tidak nyaman ini. Pada masa Dinasti Song, penggunaannya meluas melampaui konteks medis untuk menggambarkan kelelahan para pembicara setelah orasi yang panjang, terutama lazim di kalangan kandidat ujian yang diharuskan melafalkan teks klasik dari ingatan. Gejala-gejala spesifik ini bermakna karena berbicara di depan umum merupakan inti dari kehidupan cendekiawan dan pejabat di Tiongkok kekaisaran. Penggunaan modern utamanya menggambarkan sensasi fisik setelah berbicara panjang, namun juga dapat secara metaforis menyiratkan kelelahan verbal setelah menjelaskan sesuatu berulang kali atau secara panjang lebar.

Contoh

Inggris: "Setelah berbicara selama tiga jam, presenter membutuhkan air dengan putus asa"

Cina: 讲了三个小时后,演讲者迫切需要水

Peribahasa Tiongkok Terkait

Peribahasa serupa tentang filosofi hidup

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti 口干舌燥 dalam bahasa Indonesia?

口干舌燥 (kǒu gān shé zào) secara harfiah berartiMulut lidah kering keringdan digunakan untuk mengekspresikanKelelahan karena pembicaraan berlebihan”. Peribahasa Tiongkok ini termasuk dalam kategoriFilosofi Hidup category..

Kapan 口干舌燥 digunakan?

Situasi: Setelah berbicara selama tiga jam, presenter membutuhkan air dengan putus asa

Apa pinyin untuk 口干舌燥?

Pelafalan pinyin untuk 口干舌燥 adalahkǒu gān shé zào”.

Daftar kurasi yang menampilkan 口干舌燥