悯农(其二)
mǐn nóng (qí èr)
Simpatik untuk Para Petani
李绅 (Li Shen) · Tang Dynasty · 772–846
Teks Asli
锄禾日当午,
chú hé rì dāng wǔ,
汗滴禾下土。
hàn dī hé xià tǔ.
谁知盘中餐,
shéi zhī pán zhōng cān,
粒粒皆辛苦。
lì lì jiē xīn kǔ.
Translation (Indonesian)
Mencangkul biji-bijian di bawah sinar matahari tengah hari, keringat menetes ke tanah di bawah tanaman. Siapa yang tahu bahwa makanan di piringmu — setiap butirnya adalah hasil kerja keras?
Latar Belakang Sejarah
Puisi ini adalah pelajaran moral tentang menghormati makanan dan kerja keras di baliknya. Ini dibacakan oleh hampir setiap anak Tiongkok dan sering dikutip oleh orang tua saat waktu makan. Puisi ini ditulis pada masa ketika kesenjangan antara kelas kaya dan pekerja sangat mencolok, dan Li Shen berusaha mengingatkan orang-orang yang berprivilege tentang biaya manusia di balik makanan mereka.
Analisis Sastra
Kekuatan puisi ini terletak pada ketegasannya. Dua baris pertama menempatkan kita di ladang di bawah sinar matahari yang menyengat — kita dapat merasakan panas dan melihat keringat. Pertanyaan retoris di baris ketiga langsung mengarah kepada pembaca, menciptakan rasa bersalah atau tanggung jawab. Baris terakhir, dengan pengulangan "setiap butir" (粒粒), menekankan bahwa tidak ada jumlah makanan yang boleh disia-siakan.
Bentuk
Five-character Quatrain (五言绝句)
Tema
Life & Philosophy