登鹳雀楼

dēng guàn què lóu

Mendaki Menara Bangau

王之涣 (Wang Zhihuan) · Tang Dynasty · 688742

Teks Asli

白日依山尽,

bái rì yī shān jìn,

黄河入海流。

huáng hé rù hǎi liú.

欲穷千里目,

yù qióng qiān lǐ mù,

更上一层楼。

gèng shàng yī céng lóu.

Translation (Indonesian)

Matahari putih terbenam di balik gunung; Sungai Kuning mengalir ke laut. Jika kamu ingin melihat seribu mil lebih jauh, naiklah satu lantai lagi dari menara.

Latar Belakang Sejarah

Ditulis di Menara Bangau (鹳雀楼) di provinsi Shanxi, menghadap Sungai Kuning. Menara ini, yang awalnya dibangun selama Dinasti Zhou Utara, adalah tempat wisata terkenal. Puisi ini telah menjadi peribahasa untuk ambisi dan perbaikan diri — "naik satu lantai lagi" digunakan dalam bahasa Tiongkok sehari-hari untuk berarti "mencapai tingkat berikutnya."

Analisis Sastra

Dua baris pertama melukiskan panorama yang luas: matahari menghilang di balik gunung, sungai mengalir ke laut yang jauh. Kedua gambar ini menyampaikan kebesaran dan perjalanan hal-hal di luar kendali manusia. Dua baris terakhir beralih dari pengamatan ke filosofi: untuk melihat lebih jauh, kamu harus mendaki lebih tinggi. Metafora untuk perbaikan diri yang berkelanjutan ini telah menjadikan puisi ini sebagai motto yang abadi dalam budaya Tiongkok.

Bentuk

Five-character Quatrain (五言绝句)

Tema

Life & Philosophy

Tentang Wang Zhihuan (王之涣)

Lebih banyak puisi untuk dijelajahi